Tanaman Sambung Nyawa
mempunyai nama latin Gynura
procumbens back merupakan tanaman yang sangat luar biasa, tanaman ini memang bukang
tergolong kedalam tanaman hias karena bentuknya memang biasa akan tetapi manfaat
yang terkandung dalam tanaman ini memang banyak terutama bagi kesehatan dan
dari segi perawatannya pun tidak terlalu sulit.
Tanaman Sambung Nyawa atau juga Ngokilo berasal dari Negara Myanmar dan China. Dikedua negara tersebut tanaman ini dikenal sebagai tanaman obat karena manfaatnya yang begitu banyak dan malah Sambung Nyawa dijadikan tanaman yang wajib ditanam oleh masyarakat Myanmar dan China saat itu. Mereka menanamnya diperkarang rumah, ketika ada salah satu anggota keluarga yang sakit, tanaman ini pun siap dipetik dan diolah menjadi obat tradisional.
Sambung Nyawa memiliki ciri dari warna daun hijau muda, letak daunnya berseling, tangkai daun panjangnya antara setengah hingaa satu setengah sentimeter. Bentuk daun bulat telur dan memanjang dengan ujung runcing. Panjangnya sekitar tiga hingga dua belas sentimeter dan lebar antara satu hingga lima sentimeter. Seandainya dipegang permukaan daun sedikit kasar karena memiliki bulu-bulu halus, tulang daun menyirip dan daun sedikit bergelombang dan agak bergerigi.
Manfaat dari tanaman Sambung Nyawa ini memang cukup banyak, tanaman ini mempunyai kandungan seperti minyak asiri, saponin dan flavonoida. Selain itu Sambung Nyawa memiliki sifat dingin, netral, antitoktik, bersifat hipotensif (menurunkan tekanan darah), anti kanker dan antiradang. Kandungan itu pula yang dapat melancarkan darah, menyembuhkan maaf dan mengobati penyakit-penyakit lainnya.
Berikut ini khasiat dari Tanaman Sambung Nyawa bagi kesehatan serta cara meracik menjadi obat tradisional, silahkan disimak dan selamat mencoba :
- Bisul
Ambil beberapa helai
daun sambung nyawa, kira-kira 8 gram, cuci bersih lalu tumbuk hingga halus,
tempelkan pada diatas bisul. Agar ramuan tidak jatuh, balutlah dengan perban.
- Tekanan darah tinggi (hipertensi) radang tenggorokan dan sinusitis
Ambi tujuh helai daun
sambung nyawa (bila yang sakit orang dewasa) dan empat helai daun sambung nyawa
(bila yang sakit anak-anak). Cuci bersih lalu dimakan mentah sebagai lalap.
Bila anak-anak tidak suka dengan lalapan, kita bisa mengakalinya dengan cara
mengukus atau ditumis, konsumsilah sehari sekali.
- Tumor, ambeien, lever dan kencing manis.
Ambil tiga helai daun
sambung nyawa lalu cuci bersih, makan daun sehari sekali. Bisa untuk lalapan,
jus atau campuran makanan lainnya, lakukan setiap hari.
- Kolesterol tinggi
Ambil tujuh sampai dua
belas daun sambung nyawa. Cuci bersih lalu makan sebagai lalap, lakukan setiap
hari sekali secara teratur
- Maag
Ambil tiga daun sambung
nyawa, cuci bersih dan makan sebagai lalap. Makanlah sehari tiga kali secara
teratur, bisa sebelum atau pun sesudah makan.
- Digigit serangga atau terkena ulat
Ambil selembar daun
sambung nyawa lalu gosokkan pada bagian tubuh yang terkena serangga. Gosokan
kebadan hingga daun itu hancur mengeluarkan cairan, lakukan kembali dua jam
kemudian. Atau ambil daun dan akar sambung nyawa serta kunyit sebesar telur
ayam satu buah, tumbuk bersamaan hingga halus kemudian tempelkan pada luka dan
dibalut dengan perban agar ramuan tidak jatuh.
- Ginjal
Ambil tujuh sampai dua
belas daun sambung nyawa, cuci bersih tambahkan kice (buah goji yang tumbuh di
Himalaya dan di jual di toko cina) sekitar 6 - 15 gram. Rebus dengan tiga gelas
air hingga menjadi satu gelas, diamkan hingga dingin lalu saring. Minum sehari
sekali secara teratur.
KAMI MENYEDIAKAN :
BIBIT TANAMAN
SAMBUNG NYAWA, SIAP KIRIM
KE SELURUH INDONESIA PARTAI KECIL TETAP DILAYANI.
Hub. chasiapro@gmail.com atau 082136712513






